Untunglah langit masih berbelas kasihan memberiku kesempatan untuk memulai lagi. "Reinkarnasi" pertama — eh, racunnya sudah di ujung bibir! Masanya nggak bisa lebih awal dikit, ya!? "Reinkarnasi" kedua — aku berhasil menghalangi si pengkhianat itu, tapi tidak bisa menghalangi rekan setimnya yang bodoh. Kena imbas tim, aku mati lagi…… "Reinkarnasi" ketiga — kali ini aku kembali ke malam sebelum perjodohan diumumkan. Belum menikah kok, aku nggak mau main-main lagi!!